Mengenal Lata’if

–  LATAIF  ( CHAKRA RUH )

Lataif adalah sentra energi halus ( Chakra ) yang berada pada ruh manusia , sentra energi halus ini  terletak pada Qalbu -Rasa manusia , apabila seseorang ingin mengeksplore sisi spiritualnya maka selain dia harus memberdayakan chakra chakra fisik yang terdapat pada tubuh energinya , dan kundalini yang terdapat pada periniumnya , dia juga harus membangkitkan chakra chakra ruhnya dan membangkitkan sirr- Qlabu – kundalini ruh yang terdapat pada fuad – hati nuraninya yang akan membimbingnya pada kebenaran yang hakiki
Ada 5 tingkatan Lata’if Posisi Hati ( The Stations of the Heart)

 

1. Tingkat pertama Maqamal Hati ( Qalb ) : Latifat al Qalb (Ilmiya : all knowledge, Ya Sayed : solihin )

Merupakan tingkatan masuknya ilmu pengetahuan ilmiah Setan bisa masuk dalam posisi ini, dan mengerti apa yang kalian akan lakukan. Inilah sebabnya mengapa kalian kadang2 memiliki pikiran buruk. Kalian terganggu ketika sedang sholat, kalian merasa dicurangi ketika bekerja dan merasa curiga.

Maqam ini dibawah otoritas Nabi Adam as karena mencerminkan aspek fisik dari hati. Warna cahaya dari hati adalah kuning, sense indra : pendengaran

2.Tingkat kedua Posisi dari Rahasia (sirr) :
Latifat as-Sirr
( Ruhiyya : spirituality, Hearing Seeing, Ya Sahib )

Pada posisi ini terdapat perbedaan yang nyata antara sadar dan bawah sadar. Merupakan posisi Ruhiyah atau spiritual. Indra keenam pada posisi inia dapat mengenali informasi dan Ramalan vision spiritual, dimana Allah memberikan rahasia kepada setiap individu umat manusia . Penyaksian spiritual vision dengan pendengaran dan penglihatan / penyaksian.

Dibawah otoritas Nabi Nuh as, karena merupakan kapal penyelamat dari Lautan Kegelapan dan penyelamat dari banjir ketak pedulian dan kebodohan.Cahaya hati dalam posisi ini adalah Merah. Para suhada dan Guru-guru dari 40 tarikat  dapat memasuki hingga posisi kedua ini.

3.Tingkat ketiga : Rahasia dari Rahasia (sirr as sirr) : Latifat Sirr as Sirr (Mithaliya : Perfecting, Balanced being, Ya Sadiq )

Tingkat kesempurnaan Spiritual dari kepastian, kehalusan hati. Tingkat para siddiqiun. Dibawah otoritas Nabi Ibrahim as dan Nabi Musa as. Nabi Ibrahim adalah symbol Kalifah di Bumi dan Musa as diberikan kelebihan dapat mendengar dan berbicara dengan Allah, dua atribut yang penting dalam mengenal ilmu pengetahuan Allah. Warna cahaya hati dari rahasia dari rahasia adalah Putih. Gambaran sempurna dalam posisi ini adalah pencapaian kesempurnaan Rasulullah saw merupakan gambaran terbaik kesempurnaan ciptaan Allah.

4. Tingkat keempat Yang Tersembunyi (Khafa): Latifat al Khafa (Jismiyya, Insan Kamil, Ya Rasul)

Kesempurnaan Fisik dari Insan Kamil, dibawah otoritas Nabi Isa as , karena hubungannya dengan Pengetahuan Tersembunyi, ia mewakili pemahaman Spiritual . Insan Kamil adalah ketika kesempurnaan jiwa tercermin dalam penampilan fisik dan menjadi image of perfection Muhammadiun. Hanya Rasulullah saw saja yang dapat memasuki posisi ini

5. Tingkat kelima Yang Paling Tersembunyi (Ahkfa) : Latifat al Ahkfa (Dhatiyaa :Essence, Ya Allah, Huwa)


Posisi dari Kehadiran, Hakikat. Tingkat ini hanya diketahui oleh Allah saja. Allah Huwa. Merupakan realitas Nabi Muhammad saw, karena hanya Rasulullah saw yang memiliki posisi diatas semua Nabi. Dalam Isra Miraj Nabi saw menyaksikan Kehadiran Allah swt. Direpresentasikan dalam Kalimah La ilaha illallah Muhammadur rasul Allah. Colour : Cahaya Hati dari Yang Paling Tersembunyi adalah Hitam. Allah memiliki rahasia penciptaan dalam genggamannya, tak ada seorangpun tahu kecuali Allah.

——–0——–

Untuk membangkitkan lataif sebenarnya tidak ada cara yang khusus , prinsipnya adalah anda harus mnenghaluskan rasa anda sehingga anda semakin peka akan kebaikan kebaikan anda . Dengan bantuan shaktivat atau pemberkatan seorang guru juga bisa dilakukan , Dalam hal ini penulis dapat melakukannya dengan persyaratan ilmu khusus menurut pakem ilmu yang telah diwariskan oleh guri guru spiritual penulis , karena ada pakem ilmunya , penulis tidak berani merubahnya.

pada waktu belajar , guru spiritual penulis menyuruh berbagai macam laku untuk menghidupkan lataif lataif penulis , caranya aneh aneh , misalnya penulis pernah disuruh tiap hari pergi kepasar dan , dipasar setiap berpanndangan dengan seseorang penulis harus membacakan doa bagi orang itu dalam hati , tentu bisa dibayangkan betapa repotnya penulis karena orang dipasar jumlahnya sangat banyak  dan hal ini dilakukan selama 40 hari lebih , guru spiritual penulis mengatakan hal ini untuk membangkitkan lataif penulis waktu itu .

Pernah juga penulis disuruh iftikaf dimesjid terus menerus selama berhari hari tanpa boleh pulang dan selama iftikaf penulis hanya disuruh merenung saja tanpa melakukan apapun kecuali shalat dan  keperluan fital lainnya, nah laku laku ini adalah untk membangkitkan lataif lataif yang ada di dalam hati ,

Tapi dengan cara shaktivat khusus hal yang ribet tersebut dapat kita hindari , hanya saja ada persyaratan tertentu untuk itu karea pakem ilmunya dari dahulu mengharuskan begitu

Categories: Uncategorized

Navigasi pos

Komentar ditutup.

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: