Kundalini

KUNDALINI

Kundalini adalah energi spiritual yang merupakan wujud dari kekuatan keinginan murni Ilahi yang tersimpan dalam tiap manusia. Energi spiritual kundalini biasanya tersimpan dalam keadaan “tidur” di dasar tulang belakang yang berbentuk segitiga yang disebut “sacred bone” atau “tulang sakrum/sakral” (sakral=bersifat Ilahi). Sejak peradaban kuno, telah dikenal bahwa ada energi yang “sakral” (bersifat Ilahi) yang tersimpan di tulang sakrum atau sacred bone ini.

Tulang sakrum (gambar diambil dari A.D.A.M., Inc.)
Tulang sakrum (gambar diambil dari A.D.A.M., Inc.)

Kundalini berasal dari bahasa sansekerta, yaitu “kundal”, yang berarti “tergulung”. Di  beberapa tradisi kuno, kita mengenal kundalini di dalam tulang sakrum membentuk 3 1/2 (tiga setengah) gulungan.

Kundalini
Simbol Kundalini

Di dalam ilmu  yoga, dalam proses “pencerahan-diri” , kundalini yang pada awalnya dalam keadaan “tidur” di tulang sakrum, akan dibangkitkan dan dinaikkan sampai menembus cakra sahasrara yang terletak di atas kepala kita. Setelah kundalini dibangkitkan, kita akan bisa merasakan “angin sejuk” dari telapak tangan, di atas kepala, dan/atau telapak kaki.

Di berbagai tradisi, kundalini telah dikenal sebagai energi yang bisa membawa kita ke tingkat spiritualitas yang lebih tinggi dan “angin sejuk” yang terasa setelah proses pencerahan-diri juga dikenal sebagai tanda bahwa kita terhubung dalam arti yang sesungguhnya dengan kekuatan Ilahi.

Kundalini dalam tradisi islam

Sebenarnya, jika ditelusuri dengan mendalam, energi kundalini dan “angin sejuk” yang kita rasakan setelah mendapatkan pencerahan-diri telah sering disebutkan dalam berbagai kitab tasawuf konvennsional   sebagai tanda akan hubungan kita dengan Ilahi.

Misalnya, di dalam tradisi Islam, kita mendapatkan adanya “Ruh” yang ditiupkan oleh Tuhan. Dalam bahasa Arab, “Ruh” sendiri berarti “angin sejuk” atau “angin lembut yang sejuk”.

Dengan demikian, telah menjadi jelas bahwa pengetahuan mengenai kundalini bukanlah pengetahuan yang dimonopoli suku bangsa tertentu tapi sebenarnya pengetahuan ini telah diketahui secara umum oleh manusia di berbagai tempat di penjuru dunia sejak dahulu kala. Hanya saja, karena sangat sedikit orang yang mengalami pembangkitan kundalini, orang yang dapat mengerti kundalini dalam arti sebenarnya juga sedikit. Di jaman dahulu, pembangkitan kundalini hanya dilakukan oleh satu per satu dan memerlukan waktu sampai berpuluh-puluh tahun sebelum berhasil.

Klik disini untuk kelanjutan artikel  :  Nadi Ida

Categories: Uncategorized

Navigasi pos

Komentar ditutup.

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: