My spiritual Journal 1

* DISCLAIMER

artikel ini berisi hal hal yang bersifat supranatural dan merupakan pengalaman pribadi penulis , jadi harap pembaca dapat Menerima hal ini secara bijaksana karena setiap hal hal yang bersifat supranatural mungkin tidak seluruhnya bisa diterima sebagian orang , kami disini memuat artikel ini hanya bagi yang tertarik dengan bidang bidang supranatural , jadi tinjauan arrtikel ini hanya ditinjau dari segi supranatural saja dan kerajaan yang dimaksud adalah kerajaan astral / ghaib . bukan kerajaan yang nyata.
Perjalanan spiritual saya dimulai sekitar tahun tujuh puluhan ketika saya berada di kelas lima -enam SD , diseberang jalan didekat rumah saya pada waktu itu ada seorang guru Tenaga dalam alhikmah dimana beliau mengajarkan ilmu tenaga dan ilmu alhikmah pada anak anak disurau dekat rumah saya , tiap malam sesudah habis sembahyang isa di langgar dikampung saya , saya dan anak anak lainnya berkumpul dirumah beliau untuk belajar ilmu al hikmah.
Sangat jelas dalam ingatan saya pada waktu itu apabila malam senin atau malam kamis kami dengan dibimbing oleh guru Alhikmah tersebut maka kami mengadakan acara yang cukup mengasikkan yaitu latihan terawangan jalan jalan ke alam ghaib terutama ke alam orang halus ( red- istilah bahasa daerah banjar untuk bangsa ghaib yang tinggal di pohon pohon besar atau tempat yang winggit , kalau disumatra mungkin disebut sebagai orang bunian atau di bali disebut sebagai bangsa wong alus ).
Dalam acara wisata ke alam ghaib tersebut ada beberapa pantangan yang disebutkan oleh mendiang guru alhikmah saya tersebut yaitu kami tidak boleh memakan makanan yang ada dialam tersebut dan tidak boleh ikut kalau diajak oleh bangsa ghaib tersebut ke sesuatu tempat ,menurut guru , makanan yang kami lihat mungkin tidak sama dengan apa yang sebenarnya terlihat oleh kami , misalnya kalau kami melihat kue yang enak , bisa saja wujud yang sebenarnya adalah daun daun atau bahkan bisa benda lain yang membahayakan perut , dan kalau kita mau ikut diajak mereka ke sesuatu tempat , maka guru saya akan kesulitan untuk mengembalikan sukma kami bila acara tersebut telah selesai.
Sedikit mengenai bangsa orang halus yang saya maksud , menurut pengetahuan yang diberikan oleh guru saya dan pengalaman berkomunikasi dengan mereka , orang halus itu termasuk bangsa jin dan bangsa astral , akan tetapi sifat dan kebudayaan mereka lebih mendekati sifat dan kebudayaan manusia ketimbang sifat bangsa jin sendiri dan mereka tinggal di pohon pohon besar atau ditempat wingit di pinggir kampung kami , mereka berkomunitas layaknya manusia , wajah mereka rata rata sangat cantik dan tampan , dan berbicara sangat sopan dan tata cara hidup mereka biasanya bercorak tradisional dengan pakaian adat tradisional kerajaan banjar , akan tetapi kita tidak boleh mengganggu mereka karena bisa terkena kepuhunan * ( red- sakit karena diganggu orang halus tersebut ) .
Pengalaman yang paling berkesan adalah sewaktu guru alhikmah kami membawa kami untuk sowan ke rumah banjar ( Red dibatas kota Kandangan , Kalimantan Selatan , terdapat sebuah rumah adat tua yang disebut rumah banjar ) , tentu saja sowan atau berkunjung ke tempat itu adalah dengan cara Balaip ( red -Bahasa Banjar – meraga sukma ).

Ketika kami sampai disana , ternyata dirumah adat banjar itu para orang halus dari berbagai kalangan telah hadir disana , karena sepertinya tengah diadakan selamatan atau acara sejenis ,pengalaman yang paling berkesan adalah sewaktu kami bersalaman dengan para Pangeran ghaib dari Kerajaan Banjar , saya sangat mengingat pada waktu itu saya disalami oleh seorang yang sangat tampan dan gagah dan memperkenalkan dirinya sebagai pangeran Hidayatullah dari kerajaan ghaib Banjar yang katanya ada di daerah Kuin , ada juga seorang yang sangat gagah yang menyalami saya yang berbeda dengan oramg yang pertama tadi beliau terlihat lebih tua dan penampilannya lebih sangar dengan kumis yang sangat tebal , beliau memperkenalkan diri sebagai Pangeran Antasari , juga dari kerajaan ghaib Banjar *( red- kerajaan ghaib banjar adalah bentuk ghaib dari kerajaan banjar kerajaan ini berada dialam astral , jadi berbeda dengan kerajaan yang dimaksud dalam ranah sejarah banjar )
Setelah saya dewasa barulah saya ketahui bahwa kedua pangeran kerajaan Banjar tersebut ternyata memang ada dan mereka bermakam di daerah kuin sedang Pangeran Hidayatullah bermakam di daerah cianjur Jawa Barat kalau tidak salah , untuk persoalan ini kenapa bisa terjadi demikian yaitu para pangeran yang mulia tersebut bisa ada dialam ghaib padahal mereka sebenarnya telah meninggal dunia ratusan tahun yang lalu , memerlukan penjelasan supranatural yang khusus dan panjang , penjelasan singkatnya adalah mereka , biasanya keluarga kerajaan Banjar yang mempunyai kesaktian , apabila meninggal dunia , maka mereka akan mokhsa kealam ghaib / alam astral (Red-Mokhsa -suatu keistimewaan atau karomah yang dimiliki oleh orang orang sakti jaman dulu yaitu mereka berpindah alam ke alam astral dengan ijin Allah SWT ).
Saya tidak pernah menyangka bahwa dikemudian hari bertahun tahun kemudian pertemuan saya dengan kedua Pangeran tersebut merupakan titik awal dari peristiwa penting yang akan terjadi beberapa tahun kemudian setelah saya berusia dewasa.
Kejadian yang merupakan peristiwa penting ini terjadi beberapa tahun yang lalu , pada waktu itu saya sudah tamat kuliah dan bekerja di perusahaan kontraktor dikota saya dikota Kandangan , kalsel , saat itu ketika pagi hari saya merasakan adanya hal yang berbeda dari biasanya , suasana terasa agak aneh , dan sepertinya saya dengan sendirinya terseret ke alam sebelah ( red- istilah dikalsel untuk alam keghaiban ) ,Pada saat itu tiba tiba saja tampak dalam penglihatan ghaib saya banyak sekali Tamu dari bangsa ghaib datang kerumah saya , sebagian diantaranya adalah para pembesar alam ghaib di daerah kalimantan selatan , diantaranya adalah penguasa kerajaan ghaib Kahuripan di Amuntai yaitu Ratu Junjung buih dan Suaminya Pangeran ghaib Pangeran Suryanata , ada juga raja Banjar yaitu Pangeran Samudra dan lain lainnya sehingga rumah saya seolah sesak dengan orang yang bertamu , setiap pembesar itu datang dengan pasukan kebesaran masing masing yang jumlahnya sangat banyak sehingga kampung simpang tiga amawang waktu iitu seolah sesak dengan kedatangan mereka , para pembesarnya datang dengan kereta kebesarannya sedang para panglima perangnya mengendarai kuda masing masing dengan gagah , ada juga waktu itu berhadir dua orang maha Patih utama kerajaan Banjar yaitu Patih Panimba Segara dan Patih Pambalah Batung .
Singkat ceritra kedatangan mereka ternyata adalah hendak menganugrahkan pangkat kehormatan kepada saya yaitu saya diangkat menjadi salah seorang Pangeran dari Kerajaan Banjar dan diberi nama spiritual Pangeran Aliansyah noor , kepada saya diberikan seperangkat pakaian kebesaran ghaib yang berupa pakaian adat daerah kerajaan Banjar , cuma pakaian itu adalah pakaian astral , jadi bukan pakaian yang bisa dilihat mata , yang bisa saya pakai kalau kalau ada acara kerajaan yang mungkin akan saya ikuti , ada juga saya dianugrahi keris Balitung dan pedang pusaka Naga balimbur sebagai tanda pengangkatan diri saya sebagai Pangeran Kehormatan itu, , kalau yang keris dan pedang ini adalah keris dan pedang yang berbentuk nyata dan sampai sekarang saya simpan dirumah beserta beberapa pusaka lainnya yang mungkin pada kesempatan lain akan saya perlihatkan di blog ini.
Mengenai apa sebenarnya istilah Pangeran yang diberikan kepada saya tentu saja berbeda dengan istilah Pangeran yang sebenarnya , mengingat pada saat ini ada banyak sekali pangeran dan para keturunan dari kerajaan Banjar yang masih hidup , Kepangkatan Pangeran yang diberikan kepada saya adalah dalam hal spiritual / ilmu ghaib dimana sejak saat itu saya bertugas sebagai duta atau penghubung antara pihak ghaib dari kerajaan ghaib Banjar dengan masyarakat manusia yang kerap terjadi konflik yangb tidak diharapkan , misalnya ada orang yang kepuhunan , atau sakit karena diganggu mahluk halus , atau adanya konflik karena perebutan lahan tinggal antara manusia dengan bangsa ghaib , selain itu kepada saya diberikan juga kekuatan ketabipan untuk berbagai keperluan dan bantuan supranatural kepada khalayak dimana saya dapat memanggil para ghaib itu untuk membantu pekerjaan paranolmal saya , terutam yang menjadi khadam kekuatan ilmu saya adalah dua orang pangerann ghaib kerajaan banjar itu yaitu kanjeng pangeran Hidayatullah dan kanjeng pangeran Antasari yang selalu setia membantu setiap aktifitas ketabipan atau paranolmal saya . ilmu ilmu ketabipan yang saya kuasai itu sebagian besar telah saya muat di blog ini di bagian pelayanan supranatural dimana sumber kekuatannya adalah dari para ghaib kerajaan banjar tersebut.
Nah sekian dulu kisah pengalaman spiritual saya ,adapun maksud saya memuat artikel ini hanyalah untuk menambah khazanah pengetahuan supranatural tentang kajian alam kegahiban sebagai wujud dari kekuasaan Allah SWt pencipta alam semesta ,dan pada artikel selanjutnya akan saya ceritrakan mengenai Istana ghaib Bambangin, yaitu istana Ghaib Ratu junjung buih yang terletak di ambang sungai barito di daerah bambangin kabupaten marabahan, dimana saya pernah berkunjung kesana dengan cara Balaip
Untuk dapat melihat gambar dari Keris Naga Balimbur yang merupakan hadiah dari kerajaan Ghaib Banjarmasin anda dapat mengklik  halaman ini
terimakasih
Categories: Uncategorized

Navigasi pos

Komentar ditutup.

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: